Selasa, 03 Juli 2012

Kebenaran Penyembahan dalam suatu Tuntunan Acara Ibadah :



Pujian dan penyembahan kepada Tuhan akan membawa kita dalam suatu hubungan yang lebih intim lagi dengan Tuhan, itulah yang Tuhan mau dari hidup kita. Kebenaran penyembahan dalam suatu tuntunan acara ibadah adalah wacana yang menjelaskan tentang tuntunan acara ibadah yang membawa kita dalam suatu keadaan penyembahan yang lebih dalam dan merasakan hadirat Tuhan lebih lagi. Namun tetap pada hakikatnya bahwa hati yang menyembahlah yang akan membawa kita dalam hadirat Tuhan dalam suatu penyembahan.

·         Yohanes 4:23
“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”
·         Ibrani 6 : 1a
“Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.”

Bertepuk Tangan dalam Ibadah
Terkadang orang banyak bertanya kenapa kita mesti tepuk tangan dalam beribadah. Banyak orang berpendapat itu adalah hal yang salah, ada juga menganggap itu terlalu kekanak – kanakan, dan ada juga salah seorang yang kukenal menganggap hal itu mengganggu kehusyukkan atau membuat tidak fokus. Tetapi kita akan lihat dan pahami dari Firman Tuhan berikut :
“Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai” (Mazmur 47:2)
Mengangkat Tangan
Hal mengangkat tangan mengungkapkan bahwa hidup kita berserah pada Tuhan, dan butuh bantuan pertolongan Tuhan....
“Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus.” (Mazmur 28 ; 2)
“Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.” (Mazmur 63:5)

Bersorak – Sorai
“Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai” (Mazmur 47:2)
“Maka bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda, mereka bersorak-sorak lalu mengejar orang-orang Filistin sampai dekat Gat dan sampai pintu gerbang Ekron. Dan orang-orang yang terbunuh dari orang Filistin bergelimpangan di jalan ke Saaraim, sampai Gat dan sampai Ekron. “ (1 Samuel 17;52)

Berdiri
“Demikian pula para penyanyi orang Lewi semuanya hadir, yakni Asaf, Heman, Yedutun, beserta anak-anak dan saudara-saudaranya. Mereka berdiri di sebelah timur mezbah, berpakaian lenan halus dan dengan ceracap, gambus dan kecapinya, bersama-sama seratus dua puluh imam peniup nafiri.” (2 Tawarikh 5;12)

Berlutut dan Tersungkur
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.” (Mazmur 95:6)

Mengangkat Tangan
“Dengarkanlah suara permohonanku, apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat tanganku ke arah tempat-Mu yang maha kudus.” (Mazmur 28;2)
Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu. (Mazmur 63;5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar